BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 21 Maret 2011

Cintanya Gravelisha Diandra



Manhattan…

Disore hari pada minggu kedua dibulan ketujuh

Dibawah remang suara camar dan deru kehidupan New York City

Seorang gadis terpagut sepanjang jembatan “Verrazano”

Dan sesaat ia memandang kecantikan kota Manhattan

Dan menikmati patung Liberty, Coney Island dari kejauhan



Sesaat ia lupa dengan risau dan galau dihatinya

Akan cinta yang hilang yang ia nantikan

Akan kekecewaan dan rasa perih karena cinta dihatinya t'lah ternoda oleh

kejamnya pisau bernama pengkhianatan dan penghinaan..



“ Aku tetap sayang kamu Mr. Hui … akan selalu ..”

Terucap pelan dan nyaris tak bersuara dari bibir mungilnya



Dari Manhattan ke Brooklyn lalu ke Manhattan lagi

ia tempuh tanpa ragu dan tak ada sedikitpun kesah terdengar

“ I will always love you, Hui !”

Ucapnya kembali nyaris tak terdengar.. hanya seperti desah nafas saja



Semua pedih ia lupakan

Semua kecewa terasa pupus

Dan semua kesalahan ia maafkan

Karena ia tau Pangeran hatinya kini dalam kemuraman waktu



“ Lalu.. pada siapa aku harus marah dan mendendam ? “

Ia menatap langit.. Ia pandangi awan yang menari

“ KepadaMU kah Wahai JUNJUNGAN ?” ujarnya lirih

TIDAK !!! ini bukan waktu menyalahkan dan membenarkan

Karena ini lah hidup.. bisa menangis hari ini dan esok tertawa

Atau sebaliknya… terbahak hari ini dan esok terisak-isak..



Langit Manhattan menjadi saksi, Manhattan Bridge pun mengerti

Sangat memahami hatinya yang mendayu karena rindu

Angin Manhattan menjadi sahabatnya dalam sunyi

Setiap detik. Menit. Jam. Dan hari

........................................ Gravelisha Diandra terpaku lagi

Dan perlahan langit jingga mulai menyelimuti bumi antara Brooklyn dan Manhattan..





“ Aku tetap cinta dia, TUHAN …” bisiknya perlahan..

dan kembali menapaki jembatan itu ketika lampu satu persatu mulai menyala...









Februari, 21st 2011



* Ketika cinta menyapa Gravelisha Diandra *

( My Next Novel's)



- Echa Ogie -

0 komentar: