BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 30 Mei 2011

Selama TUHAN ada, Mujizat itu Ada

Ini adalah sebuah tulisan yang aku ambil dari buku harian seorang Wanita Keturunan Tionghoa yang juga adalah seorang Mualaf. Wanita tegar dan wanita yang pantas disebut sebagai KEKASIH ALLAH.




Tulisan seorang Elsa Fauziah Khodijah








Aku selalu memulai hari dengan rasa syukur dan terimakasih kepada ALLAH Penciptaku. Entah apa istimewanya aku ini.. tetapi aku merasa dan benar-benar merasakan betapa ALLAH menyayangiku. Sejak aku memutuskan menjadi seorang Muslimah, memang begitu banyak ujian yang aku alami, tetapi betapa dalam semua itu aku melihat TANGAN TUHAN bekerja atas hidupku. Aku sakit DIA yang merawatku, menghiburku dan selalu memberi kekuatan bagiku.

Aku dimampukannya untuk memaafkan setiap orang yang menyakitiku, karena tak sedikit aku difitnah dengan keji. Dituduh begini dan begitu, tetapi KASIH ALLAH begitu penuh kurasakan sehingga IA mampukan aku tersenyum dan memaafkan mereka.








ALLAH.. berikan aku hati yang mengasihi jiwa-jiwa yang dalam kegelapan, hati yang tersesat. Seperti aku merasakan keindahan dan kedamaian ketika ENGKAU menemuiku dan mengajakku kepada JalanMU, ya Rabb.

ALLAH ... hanya syukur dan syukur yang kumiliki setiap detik dan setiap hembusan nafasku. Karena itu aku yakin ini tugasku, beri keberanian bagiku dan selalu ingin melayani sesama serta selalu rindu menyenangkan HatiMU. Apapun yang kumiliki didunia ini, jika itu semua kubawa padaMU untuk menjadi persembahan, tetap saja itu tidak akan pernah setimpal dan sepadan dengan apa yang aku telah terima dariMU, Ya Rahman Ya Rahim.

Jika aku menoleh kebelakang, begitu banyak kepedihan yang melintas dalam pikiranku. Satu persatu dan itu membuatku airmata ini tak terbendung. Aku menangis bukan karena marah, kesal atau kecewa dengan semuanya, sama sekali tidak. Aku menangis karena aku merasakan betapa besarNYA ENGKAU ya ALLAH. Betapa banyaknya pertolonganMU dalam hidupku. Sampai-sampai tak mampu lagi aku berkata-kata. Betapa mengagumkannya DiriMU.


Dan jika aku membalas setiap kesakitan yang kualami karena sesamaku, bukankah akan percuma aku menyebutMU ya RAHMAN Ya RAHIM? Sebab Engkau penyayang dan maha mengasihi. Aku ingin sepertiMU ya ALLAH yang selalu rela memaafkan dan tulus mengampuniku.Indahnya rasa dikalbu ini. Sejak ENGKAU hadir bagiku.


... Lalu aku menatap kearah langit biru, " Selama TUHAN ada, aku percaya Mujizat itu pasti ada "

Dan aku yakin semua akan indah pada waktuNYA. Bukan waktu manusia, tetapi waktu yang ALLAH punya. MAHA BESAR ENGKAU ALLAH, tak satupun yang bisa kudustakan tentang KEMURAHAN DAN KEBAIKKANMU bagiku. Alhamdulilah.





** Sebuah Catatan Diary seorang Mantan Istri Pejabat ** -->> Dia mentor yang terbaik bagiku dan sahabat-sahabatku.

0 komentar: