BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Kamis, 26 Mei 2011

Sebuah Diary Yang ku baca






Hui.... sedang apa disana?
Sudah makan?
Dan sarapan apa pagi ini?
Aku rindu menyediakan itu lagu untuk kamu


Menyeterika bajumu dengan parfume khusus yang aku import dari luar kota kita
Dan kamu menjadi pria terharum dikantormu
pria tertampan dalam tatapan mataku... ketika itu

Hui... masih ingatkah ketika perjalanan panjang kita?
Dengan sepeda motor berkecepatan tinggi aku memeluk erat tubuhmu dari belakang
dan kita susuri perjalanan Pekanbaru - Batu Sangkar

Lalu.. janji suci itu kita ucapkan disana...
HHhhh.. aku rindu kamu... rindu tatapan mata kamu yang selalu membuat kuberdebar
Dan rindu harum tubuhmu yang selalu membuatku betah ada disisimu..

Aku tetap sayang kamu, Hui
Dan.. jantungku berdebar hebat setiap mengingat rencana Pernikahan kita.. nanti.. waktu yang akan TUHAN tentukan untuk kamu dan aku.. kembali bersama


Dan aku akan kembali melukis hari-harimu dengan segenap cintaku
Menyanyikan ketulusan hati ini dengan melayani sebaik yang bisa aku lakukan
Menari menghibur hatimu dengan kehangatan dekapan dan rinduku

Lalu setiap siang menantimu pulang untuk mencicipi makan siang yang selalu aku buatkan untukmu
dan pada malam hari dengan senyum terindahku akan kembali kusambut saat kau pulang dari kantormu.... seperti dulu

Tak kuijinkan lagi siapapun menyakitimu

Hui... aku terlalu sayang padamu
aku terlalu sulit melupakanmu meskipun dia sempat hadir dalam hari-hariku
tak seperti padamu
tak sebesar untukmu pengabdianku padanya


Ahh... betapa aku ingin melihat kembali bahagia


Dan setelah itu... aku janji.. aku tak akan meninggalkan kamu lagi





* Catatan manis dari Buku Harian seorang Mantan istri Pejabat - Dia Mentor terbaik kami *

0 komentar: